Arsip untuk Kategori: Sahabat

Kisah Kezuhudan Sang Gubernur

Kisah Kezuhudan Sang Gubernur

0 / 22/07/2011 8:18 am

Di Zaman pemerintahan Khalifah Umar Bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, ketika dia menjadi khalifah, pemimpin kaum muslimin, dia pernah mengangkat seorang gubernur bernama Sa’id Ibnu Amir di sebuah kota yang bernama Hims.

Khubaib bin ‘Adi “Pahlawan yang Syahid di Kayu Salib”

Khubaib bin ‘Adi “Pahlawan yang Syahid di Kayu Salib”

1 / 10/07/2011 1:35 pm

dengan suara laksana angin kencang ia berseru kepada para pembunuhnya: “Demi Allah tak sudi aku bersama anak isteriku selamat menikmati kesenangan dunia, sedang Rasulullah kena musibah walau oleh sepotong duri…!”

Thufeil bin ‘Amr Ad-dausi <i>radhiallahu ‘anhu</i>

Thufeil bin ‘Amr Ad-dausi radhiallahu ‘anhu

0 / 28/06/2011 5:36 pm

Pada suatu ketika, saat ia berkunjung ke kota suci itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memulai dakwahnya., Orang-orang Quraisy takut kalau-kalau Thufeil menemuinya dan masuk Islam, lalau menggunakan bakatnya sebagai penyair itu membela Islam

Abu Bakar Ash-Shiddiq <i>radhyiallahu ‘anhu </i> (wafat 13 H)

Abu Bakar Ash-Shiddiq radhyiallahu ‘anhu (wafat 13 H)

0 / 03/06/2011 3:01 pm

Allah telah mempersaksikan persahabatan Rasulullah dengan Abu Bakar dalam Al-Qur`an, yaitu dalam firman-Nya : “…sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada sahabatnya: `Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita’.” (QS at-Taubah

Abu Ubaidah Bin Jarrah – Pemegang Amanat Umat Dan Rasulullah

0 / 01/05/2009 11:55 pm

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah bersabda yang maksudnya, “Setiap umat mempunyai sumber kepercayaan, sumber kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah bin Jarrah.” Itulah penghargaan bintang mahaputra yang diterima oleh Abu Ubaidah dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Penghargaan yang

Usamah bin Zaid “Panglima Terakhir Rasulullah”

0 / 01/05/2009 8:28 pm

Ketika islam berjaya pada masa Rasulullah di Arab. Dengan suka rela, setiap insan yang mendengar seruan kalimat laa ilaha illallalah Muhammadur Rasulullah berbondong-bondong menyambutnya. Wajah-wajah kusut yang semula diselimuti kabut kemusyrikan menjadi cerah disinari pancaran cahaya Ilahi. Tidak ketinggalan juga